Posted by: aannur on: August 19, 2008
Seorang pecundang akan berkata “Ini mungkin, tapi sulit” sedangkan seorang pemenang akan berkata “Ini sulit, tapi mungkin”
Sekarang kita tinggal memilih, kita akan menjadi siapa? Seorang pecundang atau seorang pemenang? Seorang pecundang yang hanya dengan melihat saja sudah menyerah, pasang kuda – kuda dan dalam hitungan ketiga lari menjauh. Seorang pecundang yang patah semangat, hilang kepercayaan diri, takut, dan percaya bahwa apa yang dilakukan akan percuma saja bahkan gatot (gagal total). Ataukah seorang pemenang, seorang pemenang yang percaya bahwa dia akan berhasil, dengan semangat, usaha, kerja keras, dan do’a dia percaya mampu menaklukkan dunia. Selanjutnya? Terserah anda!
Hidup adalah sumber masalah, pertempuran atau bahakan medan perang yang tidak akan pernah berhenti. Pertempuran melawan ketidakmampuan, ketidakberdayaan, dan juga pertempuran melawan ketidak maha tahuan kita.
Salah satu rintangan akan kita hadapi [UAS, UAN, Ujian semester], satu rintangan yang sangat mudah dibandingkan rintangan – rintangan yang akan kita hadapi dihari yang akan datang. Inilah saatnya kita menentukan menjadi siapakah kita? Seorang pecundang atau menjadi seorang pemenang? Pemenang yang dengan sepenuh hati percaya bahwa dia akan menang, pemenang yang sadar bahwa keajaiban tidak datang dengan sendirinya melainkan dengan usaha dan kerja keras, pemenang yang tidak akan berbalik arah hanya karena ada penghalang didepannya, pemenang yang tidak akan bingung tuk mencari jalan pintas karena dia tahu dia berada di jalan yang benar, pemenang yang selalu menambah bekalnya untuk menemani perjalanannya, dan pemenang yang tidak akan membohongi diri sendiri dan orang lain tuk berbuat curang.
Jika kita memilih menjadi pemenang, masih ada waktu tuk menyiapkan semua bekal, masih ada waktu tuk menyingkirkan semua rintangan, masih ada waktu tuk mengubah pikiran kita terutama tentang apa yang kita pikirkan tentang diri kita.
And the last:
U ar what u think! So, u must believe that u ar the winner!! If u believe it, u’ll be the big winner!!
Bismillah…….S e M a n G a T……..!!!!!!
Posted by: aannur on: August 19, 2008
TEORI AUSTRIA / HISTORIS
1. Warner Sombart membagi menjadi 4 tingkat yaitu :
a. Vorkapilismus/prakapitalis/kapitalis purba
b. Fruhkapitalismus/kapitalis madya
c. Hochkapitalismus/kapitalis raya
d. Spatkapitalismus/kapitalis akhir
2. Fredirict List, membagi menjadi 5 tingkatan :
a. masa berburu dan mengembara
b. masa beternak dan bertani
c. masa bertani dan kerajinan
d. masa kerajinan industri
e. masa industri dan perniagaan
3. Kart Bucher, membagi menjadi 4 tingkatan pula:
a. Rumah tangga tertutup
b. Rumah tangga kota
c. Rumah tangga bangsa
a. Rumah tangga dunia
4. Bruno Hil de Grand, membagi tahap pertumbuhan ekonomi dari segi pertukaran, yang terdiri dari tiga tahap yaitu :
1. Barter
2. Uang
3. Kredit
TEORI KLASIK DAN NEOKLASIK
1. Klasik
a. Adam Smith :
Menurut teori klasik (Adam Smith).
Suatu negara yang mengalami pertumbuhan ditandai dengan:
1. Pertumbuhan jumlah penduduk dan
2. Peningkatan output (GNP)
Jumlah penduduk dianggap faktor yang pasif. Dengan demikian pertumbuhan suatu negara tergantung kepada pertumbuhan output (GNP). Sedangkan pertumbuhan out-put sangat tergantung kepada jumlah modal yang ditanam., modal ditentukan oleh jumlah laba yang diperoleh, laba tergantung kepada pasar (permintaan) dan permintaan tergantung pada jumlah penduduk dan penduduk tergantung pada upah, upah tergantung pada out-put. Asumsi klasik menyatakan bahwa faktor dalam bersifat konstan. Maka pada suatu saat tingkat produksi itu akan mencapai tingkat “full Employment” artinya pendayagunaan alam, modal dan tenaga kerja akan mencapai optimum. Maka akibatnya tingkat upah akan tetap, karena upah tetap maka pendudukpun akan tetap,. Karena biaya hidup penduduk tergantung pada upah.
Dengan demikian kalau kondisi Full Employmeny tersebut sudah tercapai itu artinya ekonomi akan mengalami kemandegan, pada akhirnya ekonomi akan subsisten ekonomi yang statis dan pas-pasan.
b. David Ricardo :
Pada prinsipnya teori yang dikemukakan David Ricardo sama dengan yang dikemukakan oleh Adam Smith.
Dengan asumsi bahwa faktor alam tetap, sedangkan penduduk bertambah pesat maka pada suatu saat tingkat perkembangan ekonomi akan sangat rendah dan tidak berkembang (stationary state)
1. Neo Klasik
a. Robert Sollow-trevor Swan
Anggapannya bahwa:
1. tenaga kerja (penduduk) tumbuh dengan laju tertentu
2. Ada kecenderungan menabung dari masyarakat
3. Seluruh tabungan diinvestasikan
4. Dan fungsi produksi Q=1(K.L)
Artinya bahwa hasil produksi itu dihasilkan dari kombinasi antara faktor modal dan tenaga kerja
b. Menurut Harrod-Dammar, pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh tingkat investasi.
Pengeluaran investasi mempunyai pengaruh terhadap permintaan dan penawaran.
Teori pertumbuhan ekonomi Solow-Swan didasarkan pada empat faktor berikut:
a. Tenaga kerja
b. Kecenderungan menabung bagi masyarakat
c. Investasi dari seluruh tabungan masyarakat
d. Fungsi produksi
c. Alfred Marshall, menurut dia perekonomian akan berjalam lancar apabila mengikuti hukum permintaan dan penawaran (mekanisme Harga)
ALIRAN BARU
Yang termasuk aliran baru adalah W.W.Rostow membagi tahap pertumbuhan ekonomi terdiri dari:
a. masyarakat tradisional, masih mementingkan diri sendiri
b. prasyarat lepas landas (transisi)
c. lepas landas, (take off)
d. tingkat kematangan (maturiti)
b. masa konsumsi tinggi (high consumption)
Recent Comments