It’s ALL aROUnd EcONOmic leArNinG

Teori Pertumbuhan Ekonomi

Posted on: August 19, 2008

TEORI AUSTRIA / HISTORIS

1. Warner Sombart membagi menjadi 4 tingkat yaitu :
a. Vorkapilismus/prakapitalis/kapitalis purba
b. Fruhkapitalismus/kapitalis madya
c. Hochkapitalismus/kapitalis raya
d. Spatkapitalismus/kapitalis akhir

2. Fredirict List, membagi menjadi 5 tingkatan :
a. masa berburu dan mengembara
b. masa beternak dan bertani
c. masa bertani dan kerajinan
d. masa kerajinan industri
e. masa industri dan perniagaan

3. Kart Bucher, membagi menjadi 4 tingkatan pula:
a. Rumah tangga tertutup
b. Rumah tangga kota
c. Rumah tangga bangsa
a. Rumah tangga dunia

4. Bruno Hil de Grand, membagi tahap pertumbuhan ekonomi dari segi pertukaran, yang terdiri dari tiga tahap yaitu :
1. Barter
2. Uang
3. Kredit

TEORI KLASIK DAN NEOKLASIK

1. Klasik
a. Adam Smith :
Menurut teori klasik (Adam Smith).
Suatu negara yang mengalami pertumbuhan ditandai dengan:
1. Pertumbuhan jumlah penduduk dan
2. Peningkatan output (GNP)

Jumlah penduduk dianggap faktor yang pasif. Dengan demikian pertumbuhan suatu negara tergantung kepada pertumbuhan output (GNP). Sedangkan pertumbuhan out-put sangat tergantung kepada jumlah modal yang ditanam., modal ditentukan oleh jumlah laba yang diperoleh, laba tergantung kepada pasar (permintaan) dan permintaan tergantung pada jumlah penduduk dan penduduk tergantung pada upah, upah tergantung pada out-put. Asumsi klasik menyatakan bahwa faktor dalam bersifat konstan. Maka pada suatu saat tingkat produksi itu akan mencapai tingkat “full Employment” artinya pendayagunaan alam, modal dan tenaga kerja akan mencapai optimum. Maka akibatnya tingkat upah akan tetap, karena upah tetap maka pendudukpun akan tetap,. Karena biaya hidup penduduk tergantung pada upah.
Dengan demikian kalau kondisi Full Employmeny tersebut sudah tercapai itu artinya ekonomi akan mengalami kemandegan, pada akhirnya ekonomi akan subsisten ekonomi yang statis dan pas-pasan.

b. David Ricardo :
Pada prinsipnya teori yang dikemukakan David Ricardo sama dengan yang dikemukakan oleh Adam Smith.
Dengan asumsi bahwa faktor alam tetap, sedangkan penduduk bertambah pesat maka pada suatu saat tingkat perkembangan ekonomi akan sangat rendah dan tidak berkembang (stationary state)

1. Neo Klasik

a. Robert Sollow-trevor Swan
Anggapannya bahwa:
1. tenaga kerja (penduduk) tumbuh dengan laju tertentu
2. Ada kecenderungan menabung dari masyarakat
3. Seluruh tabungan diinvestasikan
4. Dan fungsi produksi Q=1(K.L)
Artinya bahwa hasil produksi itu dihasilkan dari kombinasi antara faktor modal dan tenaga kerja

b. Menurut Harrod-Dammar, pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh tingkat investasi.
Pengeluaran investasi mempunyai pengaruh terhadap permintaan dan penawaran.
Teori pertumbuhan ekonomi Solow-Swan didasarkan pada empat faktor berikut:
a. Tenaga kerja
b. Kecenderungan menabung bagi masyarakat
c. Investasi dari seluruh tabungan masyarakat
d. Fungsi produksi

c. Alfred Marshall, menurut dia perekonomian akan berjalam lancar apabila mengikuti hukum permintaan dan penawaran (mekanisme Harga)

ALIRAN BARU
Yang termasuk aliran baru adalah W.W.Rostow membagi tahap pertumbuhan ekonomi terdiri dari:
a. masyarakat tradisional, masih mementingkan diri sendiri
b. prasyarat lepas landas (transisi)
c. lepas landas, (take off)
d. tingkat kematangan (maturiti)
b. masa konsumsi tinggi (high consumption)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: